Fenomena praktik terburuk jual anak belum dewasa ini mencerminkan sebuah krisis sosial yang amat membahayakan. Teknik para komplotan biasanya memanfaatkan penipuan melalui tawaran bantuan atau mendekati sebagai pemberi sumbangan. Konsekuensi dari tindakan ini banyak, termasuk penderitaan psikologis